Jumat, Oktober 04, 2013

Mengunjungi Sydney Darling Harbour




28 September 2013, Sabtu.

Besok kami akan kembali ke tanah air.
Pukul 04.00 p.m. saya, isteri dan putri kami berkunjung ke Sydney Darling Harbour di daerah City, Sydney.

Kami melihat ada banyak pengunjung dari berbagai bangsa. Maklumlah karena hari ini week end. Kami sempat mengambil beberapa foto.

Di tengah sebuah lapangan rumput terdapat panggung live music. Seorang pria sedang bernyanyi lagi pop Indonesia yang diiringi musik dari sebuah band. Di tepi lapangan terdapat banyak kios yang menjual makanan khas Indonesia, seperti: Sate Padang, Lunpia, Nasi Gudeg, Nasi Campur dan sebagainya.

Rupanya hari ini ada Festival Indonesia. Konon setiap akhir pekan disini diadakan Festival dari berbagai bangsa. Tidak terasa hari sudah mulai gelap, tetapi masih banyak pengunjung di Darling Harbour ini dimana terdapat Gedung Opera House yang merupakan ikon kota Sydney.

Siang dan malam hari terdapat banyak pengunjung disini. Luar biasa.

Sebelum kembali ke flat putri kami, kami santap malam bersama di sebuah rumah makan.
Saat hendak keluar dari lantai bawah gedung parkir, putri kami membayar biaya parkir di mesin pembayaran parkir (semacam mesin ATM). Dengan memasukkan Kartu parkir yang diambil saat mobil masuk ke gedung parkir, maka tampak tertera angka $13 (senilai Rp. 143.000,-) di layar monitor, untuk biaya parkir sekitar 4 jam. Biaya parkir yang cukup mahal ini tidak membendung para pengunjung ke daerah City ini. Putri kami memasukkan sebuah kartu Kredit ke dalam lubang khusus pembayaran dan keluarlah sehelai Resi dari mesin pembayaran parkir ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar