Selasa, Maret 17, 2009

Wisuda





20 April 2007, Jum’at. This day is a great day for our family.

Hari ini adalah hari yang merupakan hari yang bahagia bagi keluarga kami. Hari ini putri kami, Natalia Pramana akan diwisuda bersama para alumni UNSW lainnya. Suatu hari yang bersejarah, yang tidak mungkin akan terulang kembali. Kami bersyukur dapat datang dari Cirebon, Indonesia ke kota Sydney, Australia dalam konsisi sehat walafiat untuk dapat menyaksikan Wisuda Natalia.

08.00: kami berempat ( saya, isteri, Ari dan Natalia ) drive 5 minutes to UNSW campus.

08.10: Lia berfoto dengan kami dan para temannya disekitar Campus UNSW. Para orang tua wisudawan sudah berdatangan untuk menyaksikan putra/i mereka diwisuda.

10.00: wisudawan dan keluarga memasuki gedung Sir John Clancy Auditorium, suatu gedung yang biasa digunakan untuk acara Wisuda para alumni UNSW. Gedung ini mirip gedung Opera. Para wisudawan duduk menempati barisan kursi di depan dan dibelakang mereka duduk para orang tua dan keluarga wisudawan. Kursi-kursi ditata seperti tangga menaik. Orang yang datang lebih dahulu menduduki kursi di depan dan selanjutnya menduduki deretan kursi di belakangnya yang makin meninggi. Meskipun demikian orang-orang yang menduduki deretan kursi yang paling akhir tetap masih dapat melihat podium dengan baik. Gedung ini mempunyai sound system yang baik. Suara musik yang dimainkan oleh seorang Pianis pria dan suara para petugas yang berbicara dan memanggil para wisudawan cukup terdengar dengan baik. Luar biasa. 

Kami sudah memasuki Auditorium ini sebanyak 2 kali. Kali pertama ketika menghadiri Wisuda Ariyanto yang menyelesaikan study Medicine ( S1 ) pada Desember 2005 dan kali kedua yaitu hari ini tanggal 20 April 2007 ketika Natalia telah menyelesaikan studynya di bidang Tehnik Kimia ( S1 ) dan Master ( S2 ) dibidang Biomedikal Tehnik.

10.30: Upacara dimulai.
Setelah Pembukaan oleh Panitia Wisuda dilanjutkan dengan Kata Sambutan dari Dekan Fakultas Tehnik UNSW, Prof. Dianne Wiley.
Pemanggilan satu demi satu wisudawan, dilanjutkan pemberian Ijasah dan pemberian hormat dengan cara menarik kebawah bagian depan Topi Toga oleh wisudawan dan Rektor. Saat itu semua yang hadir di dalam Gedung bertepuk tangan untuk memberikan penghormatan dan pernyataan rasa gembira dan bahagia. Orang tua berbahagia menyaksikan anak-anaknya diwisuda. Para Guru Besar bertepuk tangan karena sudah menyelesaikan tugas mereka dengan baik dalam mendidik dan membimbing para mahasisa/i-nya sampai lulus ujian dan meninggalkan kampus untuk bekerja sesuai dengan ilmu yang dipelajarinya.

Ketika nama Natalia Pramana dipanggil menuju tempat untuk melangkah menerima Ijasah, hati kami bergetar. Getaran rasa gembira, dan rasa bahagia terasa di dalam hati isteri dan saya. Puji Tuhan dan terima kasih Tuhan yang sudah memberikan kesempatan bagi Lia dalam menyelasikan studynya dengan tepat waktu dan juga mendapat nilai yang baik ( Honour Class I dalam S1-nya ).

Saat ini dilakukan Wisuda bagi para alumni Fakultas Tehnik UNWS
Untuk Fakultas Kedokteran dll dilakukan pada bulan yang lain setiap tahunnya.
Sejumlah 172 wisudawan mengikuti acara ini. Mereka telah menyelasikan study mereka dam bidang studi: Bioinformatika, Tehnik Komputer, Tehnik Software, Tehnik Kimia, Tehnik Eklektro, Tehnik Mekanik, Master Biomedikal, Master Kimia, dan Doctor of Philosophy PhD.

Sampai saat ini UNSW telah meluluskan sebanyak 180.000 alumni yang berdomisili di Australia dan lebih dari 100 negara diseluruh dunia. Bagi para alumni tersedia suatu asosiasi alumni UNSW dengan website: www.almuni.unsw.edu.au 

Ketika acara Wisuda selesai, berturut-turut keluar dari gedung mulai dari para Guru Besar, Wisudawan dan terkahir para Orang tua. Saat itu berkumandanglah lagu Godeamus, suatu lagu yang khas dalam dunia perguruan Tinggi. Hati saya bergetar mendengar lagu ini, karena saya kembali teringat akan masa ketika saya dan isteri mengikuti study Kedokteran di Universitas Kristen Maranatha Bandung. Lagu Godeamus ini selalu dinyanyikan dalam acara-acara Mapram ( Masa Pra Mahasiswa ) Universitas kami. Godeamus. Godeamus. Igitur……

Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan bahwa adik ipar saya, Hernanto dapat menjadi saluran berkatNya bagi pendidikan Ari dan Lia di UNSW. Nilai uang IDR kita yang rendah bila dibandingkan dnengan A$, sangat terasa biaya study di negara ini dirasakan mahal.

Fakultas Kedokteran memungut School Fee A$ 22.500/tahun pada tahun pertama ( 1999 ) yang terus meningkat mencapai A$ 33.000/tahun pada tahun terakhir / keenam ( 2005 ).
Pada tahun terakhir pendidikan Kedokteran para mahasiswa/i diwajibkan mengikuti pendidikan diluar Teaching Hospital ( dapat di Australia dan dapat diluar Australia) selama 2 bulan.
Untuk lebih menambah pengalaman belajar Ari memilih di luar Australia. 
Ari memilih 4 minggu di ST. George Hospital, London, U.K. untuk belajar Emergency Case dan 4 minggu di NUS Hospital, Singapore untuk belajar Ophthlamology ( Penyakit Mata ).

Fakultas Tehnik memungut AS 15.500/tahun mulai tahun pertama sampai tahun terakhir/kelima. Jadi biaya School Fee jauh lebih ringan dari pada Fakultas Kedokteran.

Living cost sekitar A$ 1500/bulan/orang, belum termasuk untuk membeli keperluan membeli buku-buku , keperluan pribadi, tiket bus dll .


12.30: Upacara Wisuda selesai.

12.40: Lia dan teman-teman seangkatan berfoto-foto ria di depan Auditorium

13.00: mencicipi Snack dan minuman ( air mineral, air jeruk, teh, dan kopi ) yang tersedia. Lia membeli bingkai ( frame ) untuk 2 lembar Ijasahnya S1 & S2. Harganya lumayan A$60/frame. ( kurs 1 A$ = Rp. 7.600,- ). Kami juga memesan Foto bersama di Studio dadakan di gedung yang sama. Wah pihak Universitas saat itu panen besar, semua alumni memesan Foto bersama dan membeli Frame atau Plakat untuk Ijasah mereka dengan harga yang standard bagi mereka. Kalau dinilai dengan IDR kita maka harga-harga tsb cukup mahal. Nilai IDR kita kecil sekali dibanding dengan A$.

13.15: kami berempat menikmati Lunch di Korea resto di Anzac Parade Road, dekat Flat Lia di Maroubra Road.

19.30: kami mempersiapkan koper pakaian kami untuk trip kami ke kota Melbourne dan kota Gold Coast.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar