Thursday, April 30, 2009

Vaksinasi HPV cegah Kanker Leher Rahim



Lesi Pra kanker Leher rahim

Rahim hanya ada pada Wanita sehingga kaum Pria tidak menderita Kanker ini.
Pada Wanita, Kanker yang paling sering terdapat adalah Kanker Payudara dan Kanker Leher Rahim. Pada Pria Kanker Paru-paru dan Kanker Prostat yang sering terdapat.

29 April 2009 saya , isteri dan 4 orang Teman Sejawat dokter lain menghadiri suatu RTD ( Round Table Discission ) suatu presentasi dengan Topik seperti pada posting saya kali ini. Seorang Dokter Ahli Kebidanan dan Kandungan dari RSU Gunung Jati Cirebon membawakan presentasi ini. 

Sampai saat ini ada sejenis Kanker yang dapat dicegah dengan suatu pemberian vaksin yaitu Kanker Leher Rahim yang disebabkan oleh virus yaitu HPV ( Human Papilloma Virus ). Pada Kanker jenis lain tindakan pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan mengkonsumsi sayuran / buah-buhan yang mengandung suatu antioksidant untuk meningkatkan daya tahan tubuh, misalnya Brokoli yang mengandung Sulforafen , buah Tomat yang mengandung Lycophene dll yang dipercaya dapat mencegah tumbuhnya sel-sel Kanker ( Payudara, Prostat dll ).

Kanker Leher Rahim adalah tubuhnya sel-sel tidak normal pada Leher Rahim. Perubahan menjadi sel Kanker memakan wakatu 10 – 15 tahun.
Kanker Leher Rahim umumnya terjadi pada rentang usia 30 – 50 tahun, yaitu puncak usia reproduktif wanita sehingga akan menyebabkan gangguan kwalitas hidup secara fisik, kejiwaan dan kesehatan seksual.

Penyebab Kanker Leher Rahim antara lain: 
1. Hubungan seks pada usia muda atau pernikahan pada usia muda ( hasil penelitian para ahli menyatakan bahwa wanita yang melakukan hubungan seks pada usia kurang dari 17 tahun mempunyai resiko 3 kali lebih besar dari pada waniyta yang menikah pada usia lebih dari 20 tahun ).
2. Berganti-ganti pasangan seksual ( resiko terkena Kanker Leher rahim menjadi 10 kali lipat pada Wanita yang mempunyai partner seksual 6 orang atau lebih. Disamping itu Virus Herpes Simpleks tipe 2 dapat menjadi faktor pendamping ).
3. Merokok ( Wanita perokok mempunyai resiko 2 kali lebih besar dibanding dengan wanita yang tidak merokok. Nikotin akan menurunkan daya tahan Leher Rahim dan juga merupakan Ko-karsinogen infeksi Virus ) ).
4. Defisiensi zat Gizi ( kekurangan Asam Folat dapat meningkatkan resiko terjadinya Displasia ringan dan sedang, setta mungkin juga meningkatkan resiko te3rjadinya Kanker Leher Rahim pada wanita yang makananannya rendah Beta Karoten dan Retinol / vitamin A yang banyak terdapat pada Wortel.
5. Trauma menahun pada Leher rahim akibat Persalinan/melahirkan, Infeksi dan Iritasi menahun

Pada presentasi tsb dibicarakan produk dari perusahaan GlaxoSmithKline, Vaksin Cervarix, yang dapat mencegah Human Papilloma Virus tipe 16 dan 18, Recombinant, ASO4 adjuvanted. Dengan adanya komponen ASO4 ini maka kekebalan yang dibentuk oleh tubuh dapat berlangsung lama sampai 6 tahun.

Berbeda denga Cervarix, maka Vaksin Gardasil, produk dari perusahaan Merck & Co., Inc., merupakan vaksin rekombinan untuk mencegah virus HPV tipe 6, 11, 16 dan 18 . Jadi dapat mencegah lebih banyak tipe Virus HPV. Harga vaksin Gardasil 2 kali lebih mahal dari pada Cervarix.

Vaksin HPV ini diberikan dengan cara disuntikkan ke dalam otot lengan atas.

Pemberian vaksin ini dilakukan sebanyak 3 kali suntikan dalam bulan ke 0, 1 dan 6.
Sampai saat ini pada penelitian vaksin Cervarix pemberian vaksin tsb tidak membutuhkan booster ( vaksinasi ulangan ) karena dengan adanya komponen ASO4.

Vaksin ini diberikan kepada Remaja putri dan Wanita dewasa.

Efek samping yang paling sering menganggu adalah rasa nyeri pada tempat suntikan.

Vaksin ini tidak berpengaruh terhadap wanita yang mengikuti KB dengan minum Pil atau suntik KB yang mengandung hormon Estrogen dan Progesteron..

Sebaiknya vaksin ini tidak diberikan bila wanita ini sedang Hamil atau menyusui. Penelitian terhadap keadaan ini belum dilakukan.

Kesimpulan:
Dengan memperhatikan faktor-faktor penyebab Kanker Leher Rahim dan pemberian vaksinasi HPV, maka penyakit Kanker Leher Rahim yang mematikan ini dapat dicegah.





10 comments:

Rudy said...

Bingung mau komen gimana nih Dok, soalnya masih belum pengalaman alias bujang,hehehe???

Basuki Pramana said...

To Rudy yang masih bujang, kasus itu terjadi pada wanita. Jadi kaum Pria jangan panik.

Rudy said...

Kalo itu sih saya udah tahu Dok, hehehe....
Tapi yang perlu diwaspadai untuk kaum Adam kan si 'Prostat" Dok???
Trus bagaimana cara pencegahan dini untuk kanker prostat ini Dok??
Hal-hal apa aja yang perlu kita hindari???
Sebelum dan sesudahnya terima kasih Dok...
Maaf kalo ngerepoti Dokter terus??

Basuki Pramana said...

Pencegahan thd Kanker Prostat a.l. dg mengkonsumsi Sayur Brokoli dan Buah tomat spt yg pernah saya tulis dlm artikel "Kelenjar Prostat" tgl 19-3-2009 dlm Blog ini..

rini said...

dok, denger2 suntikan itu harus diberikan sebelum kita aktif melakukan sex, oktober nanti saya akan menikah, apakah memang itu diharuskan?kalau memang iya, dimulai kapan?setiap kali suntikan jeda waktunya brp x dok?

Basuki Pramana said...

To Rini,

Pertanyaan anda sudah terjawab dlm artikel tsb. Cobalah anda baca lebih teliti.

Pemberian vaksin ini dilakukan sebanyak 3 kali suntikan dalam bulan ke 0,1 dan 6.

Sampai saat ini pada penelitian vaksin Cervarix pemberian vaksin tsb tidak membutuhkan booster ( vaksinasi ulangan ) karena dengan adanya komponen ASO4.

Vaksin ini diberikan kepada Remaja putri dan Wanita dewasa.

Sebaiknya sekarang saja, as soon as possible.

Kris said...

ikut nimbrung nih Dok,
aku dh nikah 7thn blm py anak tp prnah keguguran (organ reproduksiku d suami dh dicek smua oke,cm aku kena toxoplasma),dr hasil ikutan kuis aku termasuk dlm resiko tinggi kanker servik,pengin tes dna hpv dan vaksin tp jg pengin hamil,emang kl vaksin dh selesai boleh langsung hamil?

Basuki Pramana said...

To Kris,

Anda dan suami sudah dinyatakan o.k. artinya organ Reproduksi anda berdua sehat, maka mestinya anda dapat hamil, tidak perlu menunggu sampai 7 tahun.

Dalam Ilmu Kebidanan, kalau dalam 1 thn, suatu pasangan Pasutri belum mempunyai anak maka segeralah memeriksakan diri ( tidak sampai 7 tahun ) .

Bila Toxoplasmosis anda dan juga suami diterapi, maka anda boleh hamil. Usahakan agar tidak terjadi re-infeksi lagi. Jangan peliharan Kucing atau kontak dengan Kucing sebagai pembawa Toxoplasma.

Mempunyai keturunan adalah karunia dari Tuhan, maka jangan lupa berdoa memohon mempunyai keturunan.

Berkonsulatsilah dengan Dokter Ahli kebidanan dan Penyakit Kandungan terdekat. Semoga anda berdua segera mempunyai keturunan. Amin.

Anonymous said...

Boleh nanya, Dok...
Saya Yudi..., istri saya sedang hamil 5 minggu. Istri saya sudah terlanjur disuntik CERVARIX, baru sekali suntik. Apakah ada pengaruhnya terhadap janin yg dikandungnya? Terima kasih.

Basuki Pramana said...

Pemberian vaksin ( juga obat2an ) HPV tidak dianjurkan diberikan kpd wanita hamil. o.k. belum pernah dilakukan penelitian klinik bagi wanita hamil ( o.k. tidak ada waita hamil yang sukarela mau dijadikan manusia penelitian ).

Bagaimana efek thd janin, belum ada yg tahu.

Jadi pemberian sesuatu bagi wanita hamil mesti dilakukan dengan hati2, kecuali pemberian Vitamin. Kalau perlu berikanlah vitamin dlm bentuk alami ( Jeruk, wortel, kacang hijau dll ) yang lebih aman.

Anda dapat bertanya selanjutnya kpd Dr yang memberikan imunisasi tsb.

Salam.

Post a Comment